LAPORAN BELAJAR MANDIRI

Laporan Belajar Mandiri MK Ilmu Kalam
Jiah Paujiah
NIM : 201520037
Jurusan BKI FADA UIN SMH Banten
TA 2020/2021




TEMA : Akidah Islam
SUB TEMA : Ketuhanan
SUB-SUB TEMA :

1.   1. Hakikat Dan Pembuktian Wujud Tuhan

Setelah saya membaca materi yang sudah saya rinci, saya mempercayai bahwa wujud tuhan itu ada. Menurut Ibn Rushad metode yang benar dan sesuai adalah yang dimuat dalam Al-quran. Jika kita memeriksa dengan teliti, akan ditemukan bahwa argumen Al-quran terdiri dari dua komponen, yaitu :

 1.Perlengkapan yang sudah dibuat pada sesuatu demi kenyamanan dan kebahagiaan            manusia adalah diciptakan untuk kepentingan merupakan bukti adanya Tuhan dan            rahmat-Nya.
 2.Penciptaan yang menakjubkan untuk segala sesuatu

Sub-sub tema ini, saya kutip dari Aqidah dan konsep ketuhanan dalam islam http://triyononp.blogspot.cpm/2012/10/aqidah-dan-konsep-ketuhanandalam-islam.html?m=1


2.  Pembagian Tauhid

Ketika saya kelas tujuh MTs, saya pernah belajar tentang pembagian tauhid. Sempat lupa juga dengan materi ini, tapi ketika masuk MA materi ini muncul lagi. Alhamdulillah bisa ingat mengingat kembali. 
Ada tiga pembagian tauhid, yaitu :

-       Tauhid rububiyyah. Maksudnya itu meyakini keesaan Allah SWT seperti menciptakan dan mengatur seluruh alam beserta isinya,memberi rezeki,memberi manfaat,menolak mudharat dan sebagainya yang merupakan kekhususan Allah AWT.



-       Tauhid uluhiyyah yaitu mengesakan Allah SWT dalam ibadah yang dilakukan seperti shalat, nadzar, doa, menyembelih, tawakal, taubat dan lain-lain.



-   Tauhid  asma wa shifat maksudnya yaitu mengesakan Allah SWT dengan nama dan sifat yang dimilikinya.


Referensi ini saya kutip dari https://umma.id/post/pembagian-tauhid-dalam-al-quran-rububiyah-uluhiyah-dan-asma-wa-shifat-333976?lang=id



3. Kedudukan Tauhid 

    Jadi tauhid itu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam agama islam. 

Saya kutip dari tauhid wikipedia  https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tauhid#:~:text=menyifati%20dengan%20kesatuan.-,Kedudukan%20tauhid%20dalam%20Islam,harus%20sesuai%20dengan%20tuntunan%20rasulullah






TEMA : Keragaman Pemahaman Teologis
SUB TEMA : Syi’ah
SUB-SUB TEMA :

1.     1Pengertian Sy’iah

Setelah membaca buku siswa akidah akhlaq kelas 11, saya menemukan istilah Syi’ah berasal dari kata Bahasa Arab Syı̄`ah. Syi’ah menurut bahasa Arab bermakna: pembela dan pengikut seseorang. Selain itu juga bermakna: kaum yang berkumpul di atas suatu perkara. Syi’ah adalah bentuk pendek dari kalimat bersejarah Syi’ah ‘Ali artinya “pengikut Ali”. 

Istilah syiah di buku akidah akhlaq kelas 11 terdapat di halaman 29



2.     2. Sekte

Ketika saya membaca buku akidah akhlaq kelas 11, arti dari kata sekte itu tidak ada. Jadi saya searching di google arti kata sekte. Ternyata artinya ada 3 :
1. Suatu langkah atau jalan kehidupan
2. Suatu aturan perilaku atau prinsip-prinsip dasar
3. Suatu aliran atau doktrin filsafat
Saya mendapatkan pengertian sekte dari https://id.wikipedia.org/wiki/Sekte

Syi’ah terpecah menjadi 22 sekte. Dari 22 sekte itu, hanya tiga sekte yang masih ada sampai sekarang, yakni:

a.      Dua Belas Imam Disebut juga Imamiah atau Itsna ‘Asyariah (12 Imam).

 1) Ali bin Abi Thalib (600-661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2) Hasan bin Ali (625-669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3) Husain bin Ali (626-680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4) Ali bin Husain (658-713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5) Muhammad bin Ali (676-743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir

6) Jafar bin Muhammad (703-765), juga dikenal dengan Ja’far ash-Shadiq

7) Musa bin Ja’far (745-799), juga dikenal dengan Musa al-Kadzim

8) Ali bin Musa (765-818), juga dikenal dengan Ali ar-Ridha

9) Muhammad bin Ali (810-835), juga dikenal dengan Muhammad al-Jawad atau Muhammad at Taqi

10) Ali bin Muhammad (827-868), juga dikenal dengan Ali al-Hadi

11) Hasan bin Ali (846-874), juga dikenal dengan Hasan al-Asykari

12) Muhammad bin Hasan (868), juga dikenal dengan Muhammad al-Mahdi 

Materi ini saya baca di buku Akidah Akhlaq Kelas 11

b. Ismailiyah

 1) Ali bin Abi Thalib (600-661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2) Hasan bin Ali (625-669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3) Husain bin Ali (626-680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4) Ali bin Husain (658-713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5) Muhammad bin Ali (676-743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir

6) Ja’far bin Muhammad bin Ali (703–765), juga dikenal dengan Ja’far ash-Shadiq

7) Ismail bin Ja’far (721 – 755), adalah anak pertama Ja’far ash-Shadiq dan kakak Musa al-Kadzim.

Materi ini juga saya ambil dari buku Akidah Akhlaq Kelas 11

c. Zaidiyah

1). Ali bin Abi Thalib (600–661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2). Hasan bin Ali (625–669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3). Husain bin Ali (626–680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4). Ali bin Husain (658–713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5). Zaid bin Ali (658–740), juga dikenal dengan Zaid bin Ali asy-Syahid, adalah anak Ali bin Husain dan saudara tiri Muhammad al- Baq

Saya mengambil sumber dari buku Drs. Taufik Rahman, M.Ag yang berjudul Tauhid Ilmu Kalam hal 188 dan 189.

3. Doktrin Ajaran

Jadi doktrin itu adalah sebuah ajaran pada suatu aliran politik dan keagamaan serta pendiri segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan secara bersistem, khususnya dalam penyusunan kebijakan negara. Singkatnya gini aja deh, doktrin ialah ajaran yang bersifat mendorong sesuatu seperti memobilisasinya.

Istilah doktrin saya kutip dari id.m.wikipedia.org

a. Tauhid, bahwa Allah SWT adalah Maha Esa.

b. Al ‘Adl, bahwa Allah SWT adalah Maha Adil.

c. An Nubuwwah, bahwa kepercayaan Syi’ah meyakini keberadaan para nabi sebagai pembawa berita dari Tuhan kepada umat manusia.

1) Jumlah nabi dan rasul Allah ada 124.000.

2) Nabi dan rasul terakhir ialah Nabi Muhammad saw.

3) Nabi Muhammad saw suci dari segala aib dan tidak cacat apa pun. Ialah nabi paling utama dari seluruh Nabi yang ada.

4) Ahlul Baitnya, yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan 9 Imam dari keturunan Husain adalah manusia-manusia suci.

5) Al-Qur'an  ialah mukjizat kekal Nabi Muhammad saw.

d. Al Imamah, bahwa Syiah meyakini adanya imam-imam yang senantiasa memimpin    umat sebagai penerus risalah kenabian.

 e. Al Ma’ad, bahwa akan terjadinya hari kebangkitan

Sumber ini berasal dari buku akidah akhlaq kelas 11 halaman 30.




TEMA : Akidah Solusi Problem Kontemporer
SUB TEMA : Problem Sosial
SUB-SUB TEMA :

     1.     Pengertian Problem Sosial

Problem dan masalah itu sebenarnya sama saja, tapi kata problem itu berasal dari bahasa inggris. Masalah adalah dampak dari berbagai interaksi sosial antarindividu, antarindividu dengan kelompok, atau antarkelompok. Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Di sisi lain, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik dengan pihak lainnya. 

Saya kutip dari blog ruangguru, penulisnya adalah Rabia Edra tentang pengertian masalah sosial dan lima kriteria untuk menentukannya. Dan ini adalah linknya http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true



2.     Faktor-faktor problem sosial

-         Ekonomis. Contoh: kemiskinan dan pengangguran

-         Biologis. Contoh: wabah penyakit menular

-         Psikologis. Contoh: bunuh diri

-         Kebudayaan. Contoh: kenakalan remaja

 Yang di sebutkan diatas tadi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 

Saya kutip dari blog ruangguru sama seperti pengertian problem sosial. http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true

3.      3.   Lima Kriteria problem sosial



-         Kriteria Umum

Masalah bisa terjadi karena adanya perbedaan antara nilai yang dianut masyarakat dengan kondisi di kehidupan nyata. Berarti ada ketidakcocokan antara persepsi masyarakat tentang apa yang seharusnya terjadi dengan kenyataan sebenarnya. Kriteria umum ini juga tidak bisa dipukul rata karena akan bergantung kepada nilai-nilai yang dianut masayarakat setempat. Misalnya, kebanyakan daerah di Indonesia, memakai bikini di pantai masih dianggap sebagai hal yang kurang sopan, tetapi tidak demikian di Eropa atau Amerika Serikat.

 

-         Sumber masalah sosial

Ada berbagai macam sumber, selain muncul dari kondisi dan proses sosial, juga dapat berasal dari bencana alam, lho. Dampaknya banjir misalnya, bisa saja korban-korbannya menjadi miskin karena segala harta bendanya hanyut terseret banjir. Nah, “kemiskinan” inilah yang merupakan masalah. Bukan banjirnya.

-         Pihak yang Menetapkan Masalah Sosial

Masalah sosial tentu tidak bisa “diklaim” oleh individu itu sendiri. Harus ada pihak lain yang menetapkan. Contoh pihak-pihak tersebut adalah: pemerintah, tokoh masyarakat, maupun organisasi sosial yang punya pengaruh besar.

-           Masalah Sosial Nyata dan Laten 
Masalah sosial nyata timbul karena ada tindakan yang melenceng dari norma dan nilai yang berlaku di masyarakat, dan masyarakat merasa yakin dapat mengatasinya. Di sisi lain, masalah sosial laten adalah ketika masyarakat tidak berdaya untuk mengatasinya, seperti korupsi.

-         Perhatian Masyarakat

Kriteria ini penting karena tidak semua masalah sosial akan menjadi perhatian masyarakat. Sebaliknya, tidak semua perhatian sosial merupakan masalah sosial. Misalnya, jatuhnya pengendara sepeda motor akan menarik perhatian masyarakat, tetapi hal itu bukan masalah sosial.

 Semua sub-sub tema ini saya ambil dari blog ruangguru yang ditulis oleh Rabia Edra. 


http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true


Buat teman-teman yang sudah membaca blog saya tentang tugas ilmu kalam, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi dan membaca. Jika ada kesalahan atau kekurangan tentang penulisan ini, silahkan berkomentar dan nanti saya akan revisi lagi.

Semoga bisa bermanfaat ya.  

 

Komentar