REVISI ILMU KALAM

 

Revisi  Belajar Mandiri MK Ilmu Kalam
Jiah Paujiah
NIM : 201520037
Jurusan BKI FADA UIN SMH Banten
TA 2020/2021


I.     Pendahuluan : Belajar Ilmu Kalam di Era Pandemik

Tugas pertama yang diberikan oleh Pak Fadhil (dosen MK ilmu kalam) yaitu membuat peta belajar. Sebelum diberi tugas membuat peta belajar, pak Fadhil memberikan materi ilmu kalam dan RPS terlebhi dahulu melalui grup WA ilmu kalam. Dan menyuruh para mahasiswa agar membaca dan memahami tugas yg diberikan oleh pak Fadhil.

Pada pertemuan pertama, saya dan teman sekelas saya (BKI-1A) belajar di   live streaming fb dan perkenalannya dengan cara berkomentar di live streaming tersebut. Setelah perkenalan, pak Fadhil memberikan pertanyaan singkat tentang ilmu kalam. Dan semua yang ikut streaming itu menjawab pertanyaan lewat komentar. Jika ada yang tidak paham tentang materi yang disampaikan ataupun tugas yang diberikan, boleh bertanya lewat komentar. Di akhir live streaming tersebut, pak Fadhil menjelaskan tentang cara mengerjakan tugas ilmu kalam.

Nah, tugas pertama yang diberikan oleh dosen MK ilmu kalam, yaitu membuat peta belajar. Di dalam peta belajar itu terdiri tema,sub tema, sub-sub tema,tujuan, dan sumber. Jadi, setiap mahasiswa harus belajar sesuai tema dan sub tema yang dipilih masing-masing. Sub-sub tema yang harus dipilih minimal 3 dan jika lebih dari 3 juga tidak apa-apa. Pak fadhil membatasinya hanya 3-5 sub-sub tema.

Ketika mengerjakan peta belajar ilmu kalam, saya mulai mengerjakannya dari jam 18:30 sampai jam 21:15 WIB. Tapi ketika adzan isya, saya istirahat sejenak untuk melaksanakan kewajiban (sholat) dan mengaji sebentar. Setelah itu, saya melanjutkan tugas membuat peta belajar.

Sub tema yang dipilih oleh saya yaitu tentang ketuhanan, syiah, dan problem sosial. Saya mengerjakan tugas ini menggunakan 3 media,yaitu laptop,hp dan buku akidah akhlak kelas 11. Peta belajar dibuat di laptop dan hp digunakan untuk mencari materi yang akan ditulis. Saya terlalu fokus mengerjakan peta belajar. Sampai-sampai lupa makan.


II.    Pengalaman Baru

A.   Alasan memilih tema

Terdapat tiga tema yang diberikan oleh dosen,yaitu akidah islam, keragaman pemahaman teologis, dan akidah solusi problem kontemporer. Saya memilih ketiga tema tersebut, karena semua tema itu wajib dipilih.

Saya memilih sub tema ketuhanan dari tema akidah islam karena ingin bisa memberikan pengetahuan tambahan tentang Allah SWT. Dan didalam sub tema ada lagi yang harus dibahas seperti : 1. Pembuktian wujud tuhan 2.Pembagian tauhid 3.Hakikat dan Kedudukan tauhid

Sub tema yang dipilih pada tema keragaman pemahaman teologis yaitu syiah. Yang didalamnya membahas tentang pengertian syiah, sekte-sekte dan doktrin ajaran syiah. Saya memilih ini supaya mengetahui didalam syi'ah itu seperti apa doktrin-doktrinnya.

Dan sub tema selanjutnya yaitu problem sosial dari tema yang terakhir yaitu akidah solusi problem kontemporer. Saya memilih sub-sub tema pengertian problem sosial, faktor-faktornya dan lima kriteria problem sosial. Agar dapat mengetahui bagaimana faktor dan apasaja yang terjadi dalam problem sosial.

Dan tujuan memilih ketiga tema itu, agar masyarakat semua percaya bahwa Allah itu ada, saya juga akan memberi sedikit penjelasan bahwa syiah adalah salah satu madzhab teologis dalam islam yang meyakini bahwa Ali Bin Abi Tholib dan keturuannya adalah imam-imam atau para pemimpin agama dan umat setelah Nabi Muhammad Saw. dan tema terakhir untuk mementukan apakah suatu masalah di masyarakat merupakan masalah sosial atau bukan.

B.   Target belajar

Sesulit apapun materi itu, pelan-pelan saya harus memahami dan mempelajarinya dalam waktu berulang-ulang. Karena jika sekaligus dipelajari, mungkin otak saya tidak akan bisa menampung materi sebanyak itu. Contohnya botol yang diisi dengan air. Walaupun air yang dituangkan ke dalam botol itu banyak,tapi dituangkannya secara langsung (hanya sekali) air yang masuk itu tidak bakal memenuhi botol. Jika botol diisi air dengan cara perlahan-lahan, botol itu akan terisi penuh. Intinya, saya harus belajar dengan sabar dan jangan terburu-buru. Karena, jika terburu-buru maka akan menghasilkan sesuatu yang kurang baik.

C.   Sumber belajar

Saya memilih sumber belajar di buku. Jika masih ada yang belum paham, bisa mencari penjelasan di youtube ataupun menanyakan kepada yang ahli. Saya merupakan tipe orang yang sulit memahami pelajaran lewat membaca. Maka dari itu, saya harus meminta bantuan kepada yang ahli untuk menjelaskan materi yang saya pelajari.

 

III.   Pengetahuan Baru




TEMA : Akidah Islam
SUB TEMA : Ketuhanan
SUB-SUB TEMA :

1.   1. Pembuktian Wujud Tuhan  

Pembuktian adanya tuhan bisa dibuktikan melalui akal manusia yang berdasarkan pengalaman ilmiah, pengalaman moral maupun pengalaman keindahan. Akal dapat digunakan untuk membuktikan adanya tuhan dengan memahami dan menghayati segala sesuatu yang ada di alam, termasuk manusia dan permasalahannya. Pembuktian wujud tuhan dapat digunakan beberapa metode dan argumentasi yang telah dimiliki oleh aliran-aliran yang tumbuh dalam Islam. Aliran itu seperti dalam aliran teologi, filsafat, tasawuf dan aliran-aliran yang ada dalam ilmu positif.

Saya baca Pembuktian wujud Tuhan dalam pesrspektif akal dan Islam, Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya oleh Rohman, Arif (1997)

http://digilib.uinsby.ac.id/29056/

2.  Pembagian Tauhid

Ketika saya kelas tujuh MTs, saya pernah belajar tentang pembagian tauhid. Sempat lupa juga dengan materi ini, tapi ketika masuk MA materi ini muncul lagi. Alhamdulillah bisa ingat mengingat kembali. 
Ada tiga pembagian tauhid, yaitu :

-       Tauhid rububiyyah. Maksudnya itu meyakini keesaan Allah SWT seperti menciptakan dan mengatur seluruh alam beserta isinya,memberi rezeki,memberi manfaat,menolak mudharat dan sebagainya yang merupakan kekhususan Allah AWT.



-       Tauhid uluhiyyah yaitu mengesakan Allah SWT dalam ibadah yang dilakukan seperti shalat, nadzar, doa, menyembelih, tawakal, taubat dan lain-lain.



-   Tauhid  asma wa shifat maksudnya yaitu mengesakan Allah SWT dengan nama dan sifat yang dimilikinya.


Referensi ini saya kutip dari https://umma.id/post/pembagian-tauhid-dalam-al-quran-rububiyah-uluhiyah-dan-asma-wa-shifat-333976?lang=id



3. Hakekat dan Kedudukan Tauhid 

    Tauhid merupakan kewajiban utama dan pertama yang diperintahkan Allah kepada setiap hamba-Nya. Namun, sangat disayangkan kebanyakan kaum muslimin pada zaman sekarang tidak mengerti hakekat dan kedudukan tauhid. Padahal tauhid inilah yang merupakan dasar agama kita yang mulia ini. Oleh karena itu sangatlah urgen bagi kita kaum muslimin untuk mengerti hakekat dan kedudukan tauhid. Hakekat tauhid adalah mengesakan Allah SWT. Bentuk pengesaan ini terbagi menjadi tiga yaitu :

a. Mengesakan Allah dalam Rububiyyah-Nya

b. Mengesakan Allah dalam Uluhiyyah-Nya

c. Mengesakan Allah dalam nama dan sifat-Nya

Saya kutip dari Hakekat dan Krdudukan Tauhid oleh Boris Tanesia

https://muslim.or.id/420-hakekat-tauhid.html



TEMA : Keragaman Pemahaman Teologis
SUB TEMA : Syi’ah
SUB-SUB TEMA :

1.     1Pengertian Sy’iah

Setelah membaca buku siswa akidah akhlaq kelas 11, saya menemukan istilah Syi’ah berasal dari kata Bahasa Arab Syı̄`ah. Syi’ah menurut bahasa Arab bermakna: pembela dan pengikut seseorang. Selain itu juga bermakna: kaum yang berkumpul di atas suatu perkara. Syi’ah adalah bentuk pendek dari kalimat bersejarah Syi’ah ‘Ali artinya “pengikut Ali”. 

Istilah syiah di buku akidah akhlaq kelas 11 terdapat di halaman 29


 Terdapat beberapa teori tentang latar belakang tentang munculnya tasyayyu' (dukungan) terhadap Ali Bin Abi Thalib.Ada pendapat yang menyebutkan bahwa tasyayyu' terhadap Ali Bin Abi Thalib telah ada pada saat Nabi SAW masih hidup. Tasyayyu' kepada Ali Bin Abi Thalib ditunjukkan dengan perilaku tafdhil (melebihkan/mengutamakan) Ali Bin Abi Thalib atas sahabat-sahabat lainnya, dan ini terjadi pada zaman Rasulullah SAW.
Menurut Ibrahim Madkour, dugaan kuat munculnya tasyayyu' adalah peristiwa Shiffin dan terjadinya tahkim.
Saya baca materinya dari buku Ilmu Kalam dari Tauhid menuju Keadilan oleh Dr. H. Nunu Burhanuddin, Lc., M.A.



 2.     2. Sekte

Syi’ah terpecah menjadi 22 sekte. Dari 22 sekte itu, hanya tiga sekte yang masih ada sampai sekarang, yakni:

a.      Dua Belas Imam Disebut juga Imamiah atau Itsna ‘Asyariah (12 Imam).

 1) Ali bin Abi Thalib (600-661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2) Hasan bin Ali (625-669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3) Husain bin Ali (626-680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4) Ali bin Husain (658-713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5) Muhammad bin Ali (676-743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir

6) Jafar bin Muhammad (703-765), juga dikenal dengan Ja’far ash-Shadiq

7) Musa bin Ja’far (745-799), juga dikenal dengan Musa al-Kadzim

8) Ali bin Musa (765-818), juga dikenal dengan Ali ar-Ridha

9) Muhammad bin Ali (810-835), juga dikenal dengan Muhammad al-Jawad atau Muhammad at Taqi

10) Ali bin Muhammad (827-868), juga dikenal dengan Ali al-Hadi

11) Hasan bin Ali (846-874), juga dikenal dengan Hasan al-Asykari

12) Muhammad bin Hasan (868), juga dikenal dengan Muhammad al-Mahdi 

Materi ini saya baca di buku Akidah Akhlaq Kelas 11

b. Ismailiyah

 1) Ali bin Abi Thalib (600-661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2) Hasan bin Ali (625-669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3) Husain bin Ali (626-680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4) Ali bin Husain (658-713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5) Muhammad bin Ali (676-743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir

6) Ja’far bin Muhammad bin Ali (703–765), juga dikenal dengan Ja’far ash-Shadiq

7) Ismail bin Ja’far (721 – 755), adalah anak pertama Ja’far ash-Shadiq dan kakak Musa al-Kadzim.

Materi ini juga saya ambil dari buku Akidah Akhlaq Kelas 11

c. Zaidiyah

1). Ali bin Abi Thalib (600–661), juga dikenal dengan Amirul Mukminin

2). Hasan bin Ali (625–669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba

3). Husain bin Ali (626–680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid

4). Ali bin Husain (658–713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin

5). Zaid bin Ali (658–740), juga dikenal dengan Zaid bin Ali asy-Syahid, adalah anak Ali bin Husain dan saudara tiri Muhammad al- Baq

Saya mengambil sumber dari buku Drs. Taufik Rahman, M.Ag yang berjudul Tauhid Ilmu Kalam hal 188 dan 189.



3. Doktrin Ajaran

Jadi doktrin itu adalah sebuah ajaran pada suatu aliran politik dan keagamaan serta pendiri segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan secara bersistem, khususnya dalam penyusunan kebijakan negara. Singkatnya gini aja deh, doktrin ialah ajaran yang bersifat mendorong sesuatu seperti memobilisasinya.

Istilah doktrin saya kutip dari id.m.wikipedia.org

a. Tauhid, bahwa Allah SWT adalah Maha Esa.

b. Al ‘Adl, bahwa Allah SWT adalah Maha Adil.

c. An Nubuwwah, bahwa kepercayaan Syi’ah meyakini keberadaan para nabi sebagai pembawa berita dari Tuhan kepada umat manusia.

1) Jumlah nabi dan rasul Allah ada 124.000.

2) Nabi dan rasul terakhir ialah Nabi Muhammad saw.

3) Nabi Muhammad saw suci dari segala aib dan tidak cacat apa pun. Ialah nabi paling utama dari seluruh Nabi yang ada.

4) Ahlul Baitnya, yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan 9 Imam dari keturunan Husain adalah manusia-manusia suci.

5) Al-Qur'an  ialah mukjizat kekal Nabi Muhammad saw.

d. Al Imamah, bahwa Syiah meyakini adanya imam-imam yang senantiasa memimpin    umat sebagai penerus risalah kenabian.

 e. Al Ma’ad, bahwa akan terjadinya hari kebangkitan

Sumber ini berasal dari buku akidah akhlaq kelas 11 halaman 30.




TEMA : Akidah Solusi Problem Kontemporer
SUB TEMA : Problem Sosial
SUB-SUB TEMA :

     1.     Pengertian Problem Sosial

Problem dan masalah itu sebenarnya sama saja, tapi kata problem itu berasal dari bahasa inggris. Masalah adalah dampak dari berbagai interaksi sosial antarindividu, antarindividu dengan kelompok, atau antarkelompok. Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Di sisi lain, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik dengan pihak lainnya. 

Saya kutip dari blog ruangguru, penulisnya adalah Rabia Edra tentang pengertian masalah sosial dan lima kriteria untuk menentukannya. Dan ini adalah linknya http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true



Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara lain dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Saya baca dari Kompasiana tentang pengertian masalah sosial dan jenis masalah sosial 

Oleh Firwan Syawaliansyah 

https://www.kompasiana.com/firwan.syawaliansyah/54f98c89a333110a068b5323/pengertian-masalah-sosial-dan-jenis-masalah-sosial#:~:text=Jika%20terjadi%20bentrokan%20antara%20unsur,masyarakat%20dengan%20realita%20yang%20ada.


2.     Faktor-faktor problem sosial

-         Ekonomis.  Contoh : pengangguran dan emiskinan

-         Biologis. Contoh: wabah penyakit menular

-         Psikologis. Contoh: bunuh diri

-         Kebudayaan. Contoh: kenakalan remaja

 Yang di sebutkan diatas tadi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 

Saya kutip dari blog ruangguru sama seperti pengertian problem sosial. http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true

3.      3.   Lima Kriteria problem sosial



-         Kriteria Umum

Masalah bisa terjadi karena adanya perbedaan antara nilai yang dianut masyarakat dengan kondisi di kehidupan nyata. Berarti ada ketidakcocokan antara persepsi masyarakat tentang apa yang seharusnya terjadi dengan kenyataan sebenarnya. Kriteria umum ini juga tidak bisa dipukul rata karena akan bergantung kepada nilai-nilai yang dianut masayarakat setempat. Misalnya, kebanyakan daerah di Indonesia, memakai bikini di pantai masih dianggap sebagai hal yang kurang sopan, tetapi tidak demikian di Eropa atau Amerika Serikat.

 

-         Sumber masalah sosial

Ada berbagai macam sumber, selain muncul dari kondisi dan proses sosial, juga dapat berasal dari bencana alam, lho. Dampaknya banjir misalnya, bisa saja korban-korbannya menjadi miskin karena segala harta bendanya hanyut terseret banjir. Nah, “kemiskinan” inilah yang merupakan masalah. Bukan banjirnya.

-         Pihak yang Menetapkan Masalah Sosial

Masalah sosial tentu tidak bisa “diklaim” oleh individu itu sendiri. Harus ada pihak lain yang menetapkan. Contoh pihak-pihak tersebut adalah: pemerintah, tokoh masyarakat, maupun organisasi sosial yang punya pengaruh besar.

-           Masalah Sosial Nyata dan Laten 
Masalah sosial nyata timbul karena ada tindakan yang melenceng dari norma dan nilai yang berlaku di masyarakat, dan masyarakat merasa yakin dapat mengatasinya. Di sisi lain, masalah sosial laten adalah ketika masyarakat tidak berdaya untuk mengatasinya, seperti korupsi.

-         Perhatian Masyarakat

Kriteria ini penting karena tidak semua masalah sosial akan menjadi perhatian masyarakat. Sebaliknya, tidak semua perhatian sosial merupakan masalah sosial. Misalnya, jatuhnya pengendara sepeda motor akan menarik perhatian masyarakat, tetapi hal itu bukan masalah sosial.

 Semua sub-sub tema ini saya ambil dari blog ruangguru yang ditulis oleh Rabia Edra. 


http://blog.ruangguru.com/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya?hs_amp=true

IV.       Penutupan : Refleksi Pengalaman Belajar

Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tugas pertama (tugas mandiri). Walaupun masih ada kekurangan dalam gaya bahasanya atau penulisannya. Tetapi saya mengerjakan tugas ini dengan sungguh-sungguh. Akhirnya setelah dicicil, tugas ini selesai juga. Meskipun dalam proses pengerjaannya  terganggu seperti harus mengasuh sepupu, menunggu warung, beres-beres rumah dll.

Semoga tugas yang sudah saya kerjakan bisa diterima dengan baik oleh dosen saya. Aamiin

Karena saya percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Buat teman-teman yang sudah membaca blog saya tentang tugas ilmu kalam, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi dan membaca. Jika ada kesalahan atau kekurangan tentang penulisan ini, silahkan berkomentar dan nanti saya akan revisi lagi.

Semoga bisa bermanfaat ya. 

Komentar